هَلْأَتَىٰعَلَىٱلْإِنسَـٰنِحِينٌۭمِّنَٱلدَّهْرِلَمْيَكُنشَيْـًۭٔامَّذْكُورًا﴿١﴾
hal atā ʿalā l-insāni ḥīnun mina l-dahri lam yakun shayan madhkūran
Bukankah telah berlalu kepada manusia satu ketika dari masa (yang beredar), sedang ia (masih belum wujud lagi, dan) tidak menjadi sesuatu benda yang disebut-sebut, (maka mengapa kaum musyrik itu mengingkari hari akhirat)?