وَٱلتِّينِوَٱلزَّيْتُونِ﴿١﴾
wal-tīni wal-zaytūni
Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
Surah 95 · 8 ayat
سورة التين
Buah Tin
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
وَٱلتِّينِوَٱلزَّيْتُونِ﴿١﴾
wal-tīni wal-zaytūni
Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
وَطُورِ سِينِينَ ﴿٢﴾
waṭūri sīnīna
demi gunung Sinai,
وَهَـٰذَا ٱلْبَلَدِ ٱلْأَمِينِ ﴿٣﴾
wahādhā l-baladi l-amīni
dan demi negeri (Mekkah) yang aman ini.
لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ ﴿٤﴾
laqad khalaqnā l-insāna fī aḥsani taqwīmin
Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,
ثُمَّ رَدَدْنَـٰهُ أَسْفَلَ سَـٰفِلِينَ ﴿٥﴾
thumma radadnāhu asfala sāfilīna
kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ ﴿٦﴾
illā alladhīna āmanū waʿamilū l-ṣāliḥāti falahum ajrun ghayru mamnūnin
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِٱلدِّينِ ﴿٧﴾
famā yukadhibuka baʿdu bil-dīni
Maka apa yang menyebabkan (mereka) mendustakanmu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu?
أَلَيْسَ ٱللَّهُ بِأَحْكَمِ ٱلْحَـٰكِمِينَ ﴿٨﴾
alaysa l-lahu bi-aḥkami l-ḥākimīna
Bukankah Allah Hakim yang paling adil?