Surah 80 · 42 ayat

سورة عبس

'Abasa

Ia Bermuka Masam

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Halaman 585 · Juz 30 · Hizb 59
  1. 1

    عَبَسَوَتَوَلَّىٰٓ﴿١﴾

    ʿabasa watawallā

    Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,

    0
  2. 2

    أَن جَآءَهُ ٱلْأَعْمَىٰ ﴿٢﴾

    an jāahu l-aʿmā

    karena seorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).

  3. 3

    وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُۥ يَزَّكَّىٰٓ ﴿٣﴾

    wamā yud'rīka laʿallahu yazzakkā

    Dan tahukah engkau (Muhammad) barangkali dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa),

  4. 4

    أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ ٱلذِّكْرَىٰٓ ﴿٤﴾

    aw yadhakkaru fatanfaʿahu l-dhik'rā

    atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya?

  5. 5

    أَمَّا مَنِ ٱسْتَغْنَىٰ ﴿٥﴾

    ammā mani is'taghnā

    Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembesar Quraisy),

  6. 6

    فَأَنتَ لَهُۥ تَصَدَّىٰ ﴿٦﴾

    fa-anta lahu taṣaddā

    maka engkau (Muhammad) memberi perhatian kepadanya,

  7. 7

    وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ ﴿٧﴾

    wamā ʿalayka allā yazzakkā

    padahal tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).

  8. 8

    وَأَمَّا مَن جَآءَكَ يَسْعَىٰ ﴿٨﴾

    wa-ammā man jāaka yasʿā

    Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),

  9. 9

    وَهُوَ يَخْشَىٰ ﴿٩﴾

    wahuwa yakhshā

    sedang dia takut (kepada Allah),

  10. 10

    فَأَنتَ عَنْهُ تَلَهَّىٰ ﴿١٠﴾

    fa-anta ʿanhu talahhā

    engkau (Muhammad) malah mengabaikannya.

  11. 11

    كَلَّآ إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ ﴿١١﴾

    kallā innahā tadhkiratun

    Sekali-kali jangan (begitu)! Sungguh, (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan,

  12. 12

    فَمَن شَآءَ ذَكَرَهُۥ ﴿١٢﴾

    faman shāa dhakarahu

    maka barangsiapa menghendaki, tentulah dia akan memperhatikannya,

  13. 13

    فِى صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ ﴿١٣﴾

    fī ṣuḥufin mukarramatin

    di dalam kitab-kitab yang dimuliakan (di sisi Allah),

  14. 14

    مَّرْفُوعَةٍ مُّطَهَّرَةٍۭ ﴿١٤﴾

    marfūʿatin muṭahharatin

    yang ditinggikan (dan) disucikan,

  15. 15

    بِأَيْدِى سَفَرَةٍ ﴿١٥﴾

    bi-aydī safaratin

    di tangan para utusan (malaikat),

  16. 16

    كِرَامٍۭ بَرَرَةٍ ﴿١٦﴾

    kirāmin bararatin

    yang mulia lagi berbakti.

  17. 17

    قُتِلَ ٱلْإِنسَـٰنُ مَآ أَكْفَرَهُۥ ﴿١٧﴾

    qutila l-insānu mā akfarahu

    Celakalah manusia! Alangkah kufurnya dia!

  18. 18

    مِنْ أَىِّ شَىْءٍ خَلَقَهُۥ ﴿١٨﴾

    min ayyi shayin khalaqahu

    Dari apakah Dia (Allah) menciptakannya?

  19. 19

    مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُۥ فَقَدَّرَهُۥ ﴿١٩﴾

    min nuṭ'fatin khalaqahu faqaddarahu

    Dari setetes mani, Dia menciptakannya lalu menentukannya.

  20. 20

    ثُمَّ ٱلسَّبِيلَ يَسَّرَهُۥ ﴿٢٠﴾

    thumma l-sabīla yassarahu

    Kemudian jalannya Dia mudahkan,

  21. 21

    ثُمَّ أَمَاتَهُۥ فَأَقْبَرَهُۥ ﴿٢١﴾

    thumma amātahu fa-aqbarahu

    kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya,

  22. 22

    ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنشَرَهُۥ ﴿٢٢﴾

    thumma idhā shāa ansharahu

    kemudian jika Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.

  23. 23

    كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ أَمَرَهُۥ ﴿٢٣﴾

    kallā lammā yaqḍi mā amarahu

    Sekali-kali jangan (begitu)! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.

  24. 24

    فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَـٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ ﴿٢٤﴾

    falyanẓuri l-insānu ilā ṭaʿāmihi

    Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya,

  25. 25

    أَنَّا صَبَبْنَا ٱلْمَآءَ صَبًّا ﴿٢٥﴾

    annā ṣababnā l-māa ṣabban

    Kamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),

  26. 26

    ثُمَّ شَقَقْنَا ٱلْأَرْضَ شَقًّا ﴿٢٦﴾

    thumma shaqaqnā l-arḍa shaqqan

    kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,

  27. 27

    فَأَنۢبَتْنَا فِيهَا حَبًّا ﴿٢٧﴾

    fa-anbatnā fīhā ḥabban

    lalu di sana Kami tumbuhkan biji-bijian,

  28. 28

    وَعِنَبًا وَقَضْبًا ﴿٢٨﴾

    waʿinaban waqaḍban

    dan anggur dan sayur-sayuran,

  29. 29

    وَزَيْتُونًا وَنَخْلًا ﴿٢٩﴾

    wazaytūnan wanakhlan

    dan zaitun dan pohon kurma,

  30. 30

    وَحَدَآئِقَ غُلْبًا ﴿٣٠﴾

    waḥadāiqa ghul'ban

    dan kebun-kebun (yang) rindang,

  31. 31

    وَفَـٰكِهَةً وَأَبًّا ﴿٣١﴾

    wafākihatan wa-abban

    dan buah-buahan serta rerumputan.

  32. 32

    مَّتَـٰعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَـٰمِكُمْ ﴿٣٢﴾

    matāʿan lakum wali-anʿāmikum

    (Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.

  33. 33

    فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ ﴿٣٣﴾

    fa-idhā jāati l-ṣākhatu

    Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),

  34. 34

    يَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ ﴿٣٤﴾

    yawma yafirru l-maru min akhīhi

    pada hari itu manusia lari dari saudaranya,

  35. 35

    وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ ﴿٣٥﴾

    wa-ummihi wa-abīhi

    dan dari ibu dan bapaknya,

  36. 36

    وَصَـٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ ﴿٣٦﴾

    waṣāḥibatihi wabanīhi

    dan dari istri dan anak-anaknya.

  37. 37

    لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ ﴿٣٧﴾

    likulli im'ri-in min'hum yawma-idhin shanun yugh'nīhi

    Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.

  38. 38

    وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ مُّسْفِرَةٌ ﴿٣٨﴾

    wujūhun yawma-idhin mus'firatun

    Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,

  39. 39

    ضَاحِكَةٌ مُّسْتَبْشِرَةٌ ﴿٣٩﴾

    ḍāḥikatun mus'tabshiratun

    tertawa dan gembira ria,

  40. 40

    وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ ﴿٤٠﴾

    wawujūhun yawma-idhin ʿalayhā ghabaratun

    dan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram),

  41. 41

    تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ ﴿٤١﴾

    tarhaquhā qataratun

    tertutup oleh kegelapan (ditimpa kehinaan dan kesusahan).

  42. 42

    أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَفَرَةُ ٱلْفَجَرَةُ ﴿٤٢﴾

    ulāika humu l-kafaratu l-fajaratu

    Mereka itulah orang-orang kafir yang durhaka.

0:000:00
عبس1/42